Pertamina Kampanyekan BBM Nonsubsidi, What for?

Minggu, 11 Juli 2010


Ingat kasus Pertamina yang gagal mendapatkan dana PSO (Public Service Obligation) dalam tender terbuka sehingga mengancam banyak karyawan yang akan di PHK. Setelah kalah dari pesaing nya Petronas, Pertamina mengadakan kampanye BBM Nonsubsisdi. Tujuannya apa? Yah dalam berbagai press release di media massa Pertamina tidak mengaitkannya dengan kegagalan tender mereka. Secara eksplisit dalam berita dikatakan bahwa PT. Pertamina mengkampanyekan BBM nonsubsisdi bagi masyarakat menengah ke atas untuk membantu pemerintah mengurangi biaya subsidi BBM pada rakyat kecil.

Seperti yang sudah saya jelaskan pada artikel sebelumnya mengenai PSO yang memiliki sedikit kemiripan dengan subsidi bedanya PSO dananya diberikan untuk menekan harga BBM secara menyeluruh untuk semua lapisan masyarakat (termasuk masyarakat kelas atas, menengah, maupun bawah) sedangkan subsidi hanya diperuntukkan pada masyarakat kecil saja.

Karena kegagalan Pertamina dalam mendapatkan dana PSO sehingga membuat Pertamina harus menganggarkan dana yang tinggi untuk pengadaan BBM dan tentunya akan berdampak pada harga penjualan BBM itu sendiri yang akan naik semakin mahal. Karena pesaingnya Petronas mendapatkan dana PSO tersebut sehingga membuat hrga jual BBM di Petronas menjadi jauh lebih murah, tidak menuntut kemungkinan masyarakat akan beralih kepada Petronas karena harga jual BBM nya lebih murah dari pada Pertamina. Kondisi inilah yang membuat omset penjualan Pertamina menurun dan mengakibatkan defisit sehingga bisa mengancam seluruh karyawan untuk di PHK.

Kembali pada kampanye PT. Pertamina yang menyampaikan pesan bahwa dengan menggunakan BBM nonsubsidi bagi masyarakat mampu,ini akan membantu meringankan beban pemerintah sehingga anggaran dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat kurang mampu. ”Ibaratnya orang kaya kok malah disubsidi. Ini untuk menyadarkan orang mampu agar menggunakan BBM non-subsidi," ujar Wahyu Riadi, Sales Area Manager PT Pertamina Bandung. Kampanye penggunaan BBM nonsubsidi dilakukan di 10 kota besar, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Medan, Palembang, Makassar, Denpasar, Palembang, dan Balikpapan.Kampanye anti-BBM bersubsidi dilakukan serentak di 10 kota besar. Antara lain Jakarta, Bandung, Medan, Palembang, Surabaya, Semarang, Balikpapan, dan Makasar.

Tanpa memungkiri fakta bahwa memang benar tujuan penggunaan BBM nonsubsidi adalah membantu meringankan beban pemerintah. Namun jika saya pribadi melihat dari kacamata Public Relation (PR), ini merupakan strategi yang dilakukan oleh PT. Pertamina untuk menghindari penurunan omset penjualan. Di sisi lain Pertamina terdesak dengan keadaan bahwa diprediksikan secara pasti masyarakat dari segala golongan tentu akan beralih kepada BBM yang hrganya realtif lebih murah. Tapi dengan kampanye penggunaan BBM nonsubsidi dengan dalih membantu pemerintah adalah tehnik yang cerdik agar masyarakat golongan menengah ke atas menyadari bahwa BBM subsidi adalah hak rakyat kecil bukan golongan mereka.

Ketika masyarakat mampu mulai sadar akan pemakaian BBM nonsubsidi maka Pertamina tidak akan kehilangan pasar mereka karena apa yang dimiliki oleh Pertamina adalah BBM nonsubsidi. Masyarakat mampu yang 'berhasil disadarkan' oleh Pertamina tidak akan beralih kemanapun dan tetap membeli BBM di Pertamina meskipun harganya realtif mahal.

Pertanyaannya adalah apakah kampanye ini berhasil menyadarkan masyarakat mampu untuk membeli BBM nonsubsidi? We'll see, tunggu perkembangan selanjutnya heheheh.

THBT "Orang yang Beruntung adalah Orang yang tidak Pernah Dilahirkan" by: Soe Hok Gie - Part 2



Tapi aku belum sadar bahwa memang statusku itu sangat kontroversial. Aku minta pendapatku kepada Zia temanku di UM.

"Hmm... Hopeless dan pengecut, ha ha hah," katanya begitu di sms. Wah aku kurang pendukung neh.

Selanjutnya aku jelaskan bahwa aku melihatnya dari perspektif yang berbeda dengan temenku (Agus Ringgo)dan temenku memberikan pendapat demikian. Zia langsung menjawab.

"What?? Helow? aq jg pgagum gie, mski g stju sm statement tdi.. Hah!pasti org yg ngomen tu org yg g ngrti ttg gie."

Karena Zia pengagum Soe Hok Gie maka aku bertanya apakah dia tahu alasan kenapa Gie berkata demikian, mungkin ada yang bisa ku dapatkan.

"Emm..krn hdup ini pnuh dg k'absurd'an.qt hopeless,g tw kpn mw mati,g tw ap yg t'jd bsok. Buat ap b'juang kl ujung2x mati? Eh, tp bkanx tu ktax Sartre y?lupa aq,"

Gubrak! Malah ngambil saduran lain, heheh tak apalah. Makasih Zia atas infonya. Selanjutnya aku mengatakan bahwa apa yang dikatakan Gie berhubungan dengan ayat Al-Qur'an dalam surat Al-'Ashr "Demi masa, Sesungguhnya manusia adalah kerugian" (Q.S. Al-'Ashr ayat 1 dan 2)

"Kalo gt kan brarti manusia hrus pndai2 manfaatin waktu. Bukan malah MENYESAL tlah dlahrkan. Entah,aq rd lupa tu backgrundx gie ngmg gt knapa.Kykx nyambung2 sm mslh sosial d.." Balasnya, keren juga analisisnya.

Aku klarifikasi lagi, bahwa nature of human adalah tempatnya salah. Itu maksud ayat tadi, hanya saja penawarnya dijelaskan pada ayat selanjutnya.

"Well,t'serah mw d interpretasikn ky ap. Tp kok km kdgeran ky prinsipx org nasrani ttg 'dosa asal' ya? Bhwa stiap mnsia yg dlahrkan pd dsarx adlh pendosa. Well dunno lah.. :)"

Wah, ini apa aku yang salah berinterpretasi atau gimana. Tapi ketika aku berpikir lagi, memang berbeda kok. Maksudnya yang dijelaskan di surat Al-'Ashr itu adalah memang manusia terlahirkan (bayi) dalam keadaan suci, yang dimaksud dengan 'manusia adalah kerugian' yakni kondisi di mana manusia yang akan menghadapi kehidupan kelak akan mengalami kerugian itu sendiri. Ibarat kertas yang awalnya putih bersih dan selanjutnya akan dipenuhi dengan coretan-coretan.

Percakapan selesai, aku pun tidur. Otakku capek banyak mengeluarkan energi. Besok paginya aku terbangun ketika ibuku meneleponku, ngobrol-ngobrol seperti biasa. Menanyakan nilai semester.

Dan ditutup dengan sebuah pertanyaan; "Enal, apa yang terjadi dengan statusmu?"
Gleg, bahkan ibuku pun membacanya.Pembicaraan pun tidak jadi berakhir.

"Ah bu, itu kata-kata Soe Hok Gie. Nal dapat dari temennya nal."

"Hahah, Ayah dan Ibu baca komen temen-temen mu semalam jadi pengen ketawa. Ternyata anakku ini masih gampang darting (darah tinggi) ya?" Kata Ibuku dengan santai.

"Yah Ibu, gimana gak marah bu? Kritik sih bisa bu tapi masa temennya nal sampe-sampe ngomong gini;'otak anda yg penuh dngan kesempurnaan dari Allah trnyata hnya digunakan tidak lebih dari 0,0001% kalo bicara seperti itu' gimana gak emosi kan bisa lebih sopan bu." Kataku dengan memelas

"Memang anakku ini masih belum bisa mengontrol emosi, makanya nulis status jangan sembarangan biar gak dibantah kayak gitu."

Ah Ibuku kok ngomong gitu, bahkan ortu ku gak belain aku. Sedihnya T.T

"Bahkan Syaidinaa Ali ingin mati tua alias hidup lebih lama di dunia agar dia bisa mendapatkan kesempatan untuk memuliakan diri kepada Allah Swt seperti berperang (jihad) melawan orang kafir, bersedekah, dll," lanjut ibuku.

Uhm... aku terdiam sejenak dan berpikir. Benar juga kata Ibuku, aku mendapatkan pencerahan. Tapi bukan berarti pendapatku salah dan sesat (aku tidak mau mengakuinya)

"Kata-kata temenmu ada benarnya juga kok, kamu tuh nal terlalu cepat naik darah." Rebuttal yang lembut dari ibuku.

Aku skak matt nih... "iya deh bu!" kataku dengan berat.

"Eh tau gak nal, kapan hari kakak Sari pernah datang ke Gorontalo terus dia sempet-sempetnya bicara tentang kamu nal," kata ibuku, sepertinya Ibuku mengalihkan pembicaraannya.

"Kak Sari bilang; -'Budek, enal tuh dia di facebook sering gitu yah?'- Lah ibu sok tahu saja langsung ngomong; -'iya, mirip mama Yanti suka ganti foto profil,'- rupanya Ibu salah nak. Kaka Sari bilang; -'bukan itu budek, enal tuh cepat emosi kalau naggepin komen temen-temennya ya?'- hahah Kak Sari aja ngomong gitu ke kamu nal."

Yah, rupanya ibuku memperkuat argumennya kalau aku memang cepat naik darah. Ya sudahlah aku terima, aku menyerah. Hehehe

Belum puas dengan nasehat Ibuku, aku sms teman baikku waktu SMA, Hikmah Biga.

"Hikem?"

Lima kali smsku seperti itu tidak dibalas satu pun, hingga berjam-jam kemudian.

"Ya?" Akhirnya dia menjawab itu sudah masuk magrib baru smsnya masuk, jauh sekali jedanya dengan waktu aku mengirim smsnya di pagi hari.

"Apa pndpat li ente ttg pckapan pa ana pe stats dg ana pe tman itu?" (Apa pendapatmu tentang percakapan di statusku dengan temanku itu?) tanya ku.

"Hehe.. Mw cari dkugan neh? ;)" Jawabnya, ah parah ni anak! Jangan bilang kamu memihak Agus Ringgo juga.

"Yee sembrgan, tu tmen ny ane so menelan ludahny sndri. Huu dtag2 lgsug ba komen stats lo orag,mcam jo so pintar." (Yee sembarangan, temenku itu udah menelan ludahnya sendiri. Huu datang-datang langsung mengomentari status orang kayak udah pintar aja). Lagi aku mulai naik darah... (benar kata ibuku)

"Lha, status itu kan di ekspos publik nal. Kcuali ente tujukan ke org2 tertentu." Kata Hikmah

"I see, tp ibrat ane tuan rumah dia msuk seenaknya.q bs trima kritikannya,tp pke hati dan sdkt bradab,ksan ny kn sopan dan bisa dtrima, klu lgsug abusing gt namanya ngajak berantem," aku mulai geram!

"Kalo mnrut ane, ente gak ush pke marah lah. Tdk ush jg mrsa di ajk brantem. Toh it skdr sttsmu. Dn kalo g mw ni trulang, jgn bkin stats yg menimbulkan pro kontra. Krn ente hrz paham, kalo krkter org tu berbeda2. Ad yg fanatik,modern,salafi, dn msh bnyk lg.

Pkkx, ente skg buka pkrn ja. Itung2 tmbh pgthuan kan?" Jelas Hikmah Biga.

Heee sama aja kayak ibuku, tapi tumben hikmah bijak seperti ini? Hmm...

"Iya umi Hikmah, hehe. Btw ana tdk tau itu kntroversial ato tdk, te irfan blag kmari bru ana lgsug update di stats," (iya ibu hikmah, hehe. Ngomong-ngomong aku tidak tahu kalau itu kontroversial, si Irfan yang ngomong langsung ku update di status) Kata ku, sudah agak turun emosi ku.

"Kntroversial yg utama adlh Soe Hok Gie yg non muslim dn kt2nya sprti tdk mngenal Pncipta. Lgpla, Soe Hok Gie tu pahlwan yg dkbur brsma namanya. Hnya seniman yg mngsung namanya kg, Bgtu! Gmna mnrut ente? ane mkin bijak to?" Balas Hikmah.

Jrengg kok Ge'er nih anak, rupanya dia sendiri merasa kalau dirinya semakin bijak tapi sayang narsis heheheh.

Aku balas smsnya;
"Jiahh narsisny kumat! Fiuhh mklum ane kn skg serg dlath jd debater yg trbiasa menegasi pndpat org,jd agk sush mnerima pndpat org yg trkesan mggurui dan sok tahu,smakin bkin gatal."

"Kalo gatal digaruk nal wkwkw... It namax egois. Bedakn sdg debat dn khidupan nyta, ente g bisa bgtu. Bsa mampus ente." Balasnya

"Itu bkn khdupan nyata,itu kn dunia maya hehe," masih aja nyengir aku ini!

"Ya kn ttp interaksinya sm publik nal!" Sepertinya Hikmah mulai ganuh.

"Iyo2 bakusedu, heheh," (iya iya bercanda) jawabku.

Selanjutnya percakapan pun mengalir ke topik lain. Kisah cinta, perkuliahan, liburan, dan lain-lain.

Oke, oke, aku berusaha lebih bijak dan menghadapi situasi dengan kepala dingin. Hey nal! Bukankah itu yang diajarkan di studi PR mu? Iya yah? Aku juga baru sadar. Satu bahan muhasabah, terimakasih ya Allah! Engkau membuatku berpikir untuk menulis status ini hingga akhirnya aku paham semuanya. Aku merasa beruntung hidup di dunia ini, heheheh :P

THBT "Orang yang Beruntung adalah Orang yang tidak Pernah Dilahirkan" by: Soe Hok Gie



Semuanya bermula dari teman SMA ku yang kuliah di jogja dan cukup tergila-gila dengan filsafat tapi kuliah jurusan HI, namanya Irfan. Dia datang berkunjung di Malang, menginap di kosku dan banyak sharing-sharing. Mulai dari permasalahan pesantren, pola hidup kampus masing-masing, pacar, referensi buku, hingga akhirnya sampai ke perbincangan tentang kata-kata mutiara (bahasa Inggrisnya Quotes, bahasa Arabnya Mahfudzhat)dan Irfan mengatakan sebuah quote dari Sok Ho Gie "orang yang beruntung adalah orang yang tidak pernah dilahirkan", pikiranku mulai bermain-main liar dengan kata-kata ini.

Konsep 'think out of the box' yang sering diwanti-wanti dalam latihan debat maupun brainstorming dalam menemukan ide di periklanan mulai aku terapkan dalam menganalisa kata-kata ini. Menarik, fantastik, dan langsung aku mengupdate statusku dengan kata-kata ini tanpa memikirkan ternyata kata-kata ini sangat kontroversial.

Your status has been updated! Beberapa menit kemudian ada yang komen statusku, ternyata dia si Agus Ringgo teman sekelasku yang sekarang mengambil konsentrasi jurnalisitik. Dengan nama facebook Pecoendanx Rebel sepertinya dia akan melakukan sebuah pemberontakan.

Pecoendanx Rebel : "jadi anda merasa tidak beruntung karena sudah dilahirkan ???"

Aku menjawab.

Inal Muhammad : "semua orang di dunia tdak ad yg bruntung"

Dan kemudian ustad Faisal, guruku di pesantren pun turut memberikan komentar.

Faisalana Al Pakaya : "orang yang tidak beruntung adalah orang yang diciptakan Allah tidak beruntung.... "

Heheheh menarik juga. Dan pemberontakan terjadi, ibarat debat Agus Ringgo melakukan rebuttal kepada tim Goverment.

Pecoendanx Rebel :
"otak anda yg penuh dngan kesempurnaan dari Allah trnyata hnya digunakan tidak lebih dari 0,0001% kalo bicara seperti itu,,,,,,

gunakanlah kata "syukur",,,

maaf kalo saya sangat kasar, tapi itu pndapat saya mngenai status anda... See More

b'arti orang yg beruntung lagi adalah orang yg sudah mati,,
sudah cukupkah modal anda untuk itu ???"

Teman baikku di Pesantren, Hikmah Biga pun tertarik untuk memberikan komentar;

Hikmah Aurora El-Ersyad : "kalo kata soe hok gie,orng yg beruntung adlh orang yang mati muda. dn yang paling sial adlh orng yg mati disaat ia tua."

Aku menanggapi ketiga-tiganya sekaligus.

Inal Muhammad :
"Haha itu kn stats ny ustad jg toh?hehe ane bru bca

agus,tidak beruntung bkan berarti tdak bryukur, tidak beruntung bkan brarti tdak prnah merskan kbruntgan.

Orang mati pernah hdup brarti mrka prnah mghdapi ktdakberuntugn, org2 beriman lbi takut mndpatkn umur pnjag krena smakin byak hal2 tdak bruntug yg mrka dpatkn, dan mendambakn umur pndek krena bruntg lbi cpat brtemu dgn Allah

Hikem bru te irfan blag td itu, mkanya ana update ne stats hehe, kta sok ho gie jg hehe"

Klarifkasiku dibantah Agus Ringgo.

Pecoendanx Rebel :
"n menurut pndapat saya sndiri,
orang beruntung itu adalah orang yg mampu mnjalani kehidupannya di dunia dengan pembelajaran ttg hidup,
mampu merubah hal yg negatif mnjadi positif,,
saya beruntung skali bisa mrasakan hal" yg negatif di dunia, krena dngan itu bisa belajar mnjadi sesuatu
saya sangat beruntung karena sudah diberikan kesempatan untuk memandang bumi dan langit,,...

Allah tidak mnciptakan manusia yg beruntung dan tidak,
Allah mnciptakan manusia agar manusia itu sndiri yg bisa menentukan sikap trhadap roh dalam raga yg sudah ditiupkan Allah padanya,,,,,,"

Aku berusaha menahan emosi, tapi kata-katanya benar-benar mengandung unsur pemberontakan.

Inal Muhammad :
"Thats the point, pnentuan skap dilalui dgn pmbelajarn yg dibarengi dgn kesalahn, distulah mksud ketidakbruntungn trjadi. Krena memang pda dsarny smua manusia prnah mengalami ktidakberuntugn yg dsebabkn kslahn mreka sndri dan belajar dr ksalhan untk jd lbi baek dmana kbruntugn ada dsna. Mkany pndpat jgan asumtif,tp hrus argumentatif.

Spertiny hrus btuh beribu2 buku bwt pnjelasn biar nte paham dgn quote sok ho gie di atas."

Eh, ada kakak tingkatku mas Rain posting komennya juga.

Rain Stuart : "kok bisa nal? maksudnya???"

Agus Ringgo masih jadi sosok tukang rebuttal.

Pecoendanx Rebel :
"wow,,,
bila saya asumtif, maka saya menelan mentah" dan sepakat dngan yg anda utarakan, itu yg namanya asumtif,,
dan saya tidak seperti itu

kedewasaan sangat dibutuhkan bila anda bisa menentukan "ketidakberuntungan" yg anda maksud... See More

dan saya tidak pernah berkata sikap seseorang mnentukan "keberuntungan" itu, semua yg dilakukan manusia mnurut saya selalu positif, baik dan buruknya,
dan tidak ada kata "tidak beruntung",

misal, knpa ada org jahat ??
itu untuk pembelajaran bagi kita untuk tidak berperilaku seperti itu,
kata siapa org jahat itu tidak beruntung ??
semuanya beruntung dan bermanfaat,
dan juga sebaliknya,,,

contoh lain adalah ucapan ustad yg anda jadikan status,
mnurut saya, ustad itu berbicara "kosong", untuk apa bercerita ttg org yg bukan org ?? atau tidak ada, tidak ada pembelajaran ttg kehidupan d sana,

satu sisi lagi, ustad itu justru mmbuat saya beruntung bisa berkomentar ttg status anda,,,,,,"

Dan Mas Rain.

Rain Stuart:
"kalo q boleh berpendapat nal, km boleh sih nyari quote2 tentang sok ho gie, q cuman mengingatkan kalo km juga muslim, sok ho gie seorang non muslim, jadi quotenya dia ada yang ini sangat bertentangan dengan konsep agama kita. Dalam Islam, orang yang terlahir di dunia adalah orang yang paling beruntung, karena telah bersaing dengan jutaan sel sperma... See More untuk memperebutkan sebuah sel telur.
apalagi orang yang paling beruntung adalah orang yang terlahir sebagai seorang muslim. Karena itu adalah kekayaan yang tidak ternilaikan dengan uang."

Aduh, ini juga mas Rain pake ikut-ikutan nyerang aku lagi.

Pecoendanx Rebel : "‎@ Rain Stuart, Saya sangat sangat sangat sepakat dengan Anda teman"

Rain Stuart : "‎@rebel : terima kasih teman.. ^_^"

Apa-apaan ini!!! (darah mulai naik)

Inal Muhammad :
"Thats was Agus opinion, qt mnentukn plihan dr awal mka saat itu qt mnentukn apkah qt bruntug atw tdak, hya sja qt tdak tahu hingga qt merasakn di akhrnx.

Ktika ad seorg siswa brani mengambl skap utk menyontek dkelas yg dprcya ini mrupkn skap yg SALAH, maka ketidakberuntungan mengkutinya ktika dia kthuan oleh guruny lgsug dikeluarkn dr ujian(TIDAK ... See MoreBERUNTUNG) kalo tdk ktahuan ad kbrukn yg akn didpat dia akn bodoh trus(TIDAK BERUNTUNG)

ssuatu yg baik erat kaitanny dgn kbruntugan, dan yg buruk erat dgn kesialan.

Memg agmany beda,tp dsar sok ho gie brkta spti itu krena manusia kerap kali brbuat ksalahn, yg memiliki nlai yg universal, bhwa manusia adalah tmpatnya SALAH(KETIDAKBERUNTUNGAN), dlam Islam pun telah djelaskn."

Rain Stuart :
‎""Demi masa, manusia sesungguhnya dalam kerugian, ingatlah lima perkara sebelum lima perkara..."
itu adalah petikan syair lagu yang berdasar dari Al-Qur'an, sebenernya ada 2 macam takdir, takdir yang bisa dirubah, dan takdir yang tidak bisa dirubah...
kalo km ngasih analogi tentang menyontek, takdir dia dimarahin guru ketahuan nyontek sebenernya ... See Morebisa dihindari jika dia tidak menyontek dan percaya dengan kemampuan sendiri..

kita punya seorang filsuf/filsafat yang paling hebat, yaitu Rasulullah SAW, klo kita punya orang yang terhebat, ngapain harus sama orang yang blm tentu melebihi kehebatan Rasulullah.."

Inal Muhammad :
"Ya mas, artinya memang manusia dhdapkn dgn segala kesialan dan kbruntungan. Siswa itu bs mghndarinya dgn brtndak ju2r tp brp siswa sperti itu? Sbgian bsar sswa jrag bskap ju2r.

"maka celakalah orang2 yg shalat" Q.S ALMA'UN 5. Bhkan org solat skalipun msi mendptkan ksialan, hnya dbrithukn pd ayat slanjtny: "yakni orang2 yg lalai dlam solatnya"

Allah telah mmberikn jaln kbruntgan kpd manusia, tp manusia tkdag tdk memlih jaln tsb.brp org islam ddunia ini yg tdak pnah lalai dlm solatny?bhkan kiai pun pnah lalai, krena MANUSIA ADALAH TEMPATNYA SALAH."

Rain Stuart :
"nah kalo pemaparanmu benar, manusia memang makhluk yang sering salah, tapi manusia adalah makhluk yang paling sempurna karena di anugerahi oleh akal, otak dan perasaan, atau cipta, rasa dan karsa, memang manusia tidak ada yang sempurna kecuali Rasulullah SAW, makannya dalam Al-Qur'an, Al-Qur'an sering mengingatkan agar manusia tidak terjatuh ke ... See Morelubang yang sama, karena manusia bisa berpikir, tidak seperti makhluk yang lain...

kalo pemaparanmu benar, tapi statusmu yang keliru, kalo menurutku perlu direvisi..
^_^"

Wow! (dalam hatiku)

Inal Muhammad :
"Hear,hear memang makhluk yg plg sempurna adlh manusia bisa menjd lbi mulia drpd malaikat dan lbi hina drpda setan.

Krena itulah hdup ddunia byak kbaikn dan kburukn, byak kebruntugn dan byak kerugian.smua tdak akn drsakn jk tdak dlahirkn, trmasuk krugian ny."

Rain Stuart : "makannya, kalo dari pemaparanmu trus sama statusmu sinkron ndak?? :-/"

Inal Muhammad :
"Singkron donk, sgla kbaikan, KEBURUKAN, kebruntungan, KERUGIAN, tdk akn drasakn jika tdk dlahirkn.

Yg plg BERUNTUNG adl yg tdk prnah dlahrkn krena mrka tdk mrsakn KERUGIAN yg akn dialmi ddunia, dan yg plg RUGI adl yg tdk pnah dlahrkn pula krena mrka tdk mrskan btpa BERUNTUNG hdup ddunia. Itu pndpatku!"

Jarang sekali aku menggunakan tanda seru dalam kata-kataku, baru kali ini.

Pecoendanx Rebel : "sangat ambigu kesimpulan yg anda utarakan teman inal,,,,,"

Inal Muhammad : "Emg pndpatmu gk ambigu?"

Inal Muhammad : "Well, "THWould Ban Smoking" ada lg yg mau dbat?"

Pecoendanx Rebel :
"itulah susahnya berdebat,
semua pndapat yg kluar akan selalu dikatakan ambigu,,,

saya setuju dngan teman rain,
pemaparan yg anda sampaikan masuk akal,...
tp status yg anda tulis menurut saya memang tidak sepantasnya diutarakan,,,
akan menimbulkan kesan anda adalah seorang atheis,,"

Inal Muhammad :
"Sy buat stats itu kpntgan sy, sy mmandg kt2 d stats sy adl nlai univrsal yg bs dlhat scra postfistik dan smua org bs memhaminy tgantug tgkat kcrdasan dan kbijaksnaan nya.

Bhkan ktamu sndri gus, dlm hal yg bruk skalipun bs mndpatkn hal postf.q mgambl nlai positf itu dr kt2 seorg non muslim, ap slahnya?mskpun sudah tdk bs dpugkri kta2 itu keliru, tp jk dlhat dr prspektf bbda ad kbnern bs diambl dsna. Bkn skedar main menylahkn itu salah dan ini benar, ini baik dan itu buruk. Kolot skali"

Rain Stuart :
"kalo bicara tentang universalitas, saat q liat statusmu pertama kali ini, q juga mengerutkan kening, soalnya statusmu ini menurutku juga membingungkan nal, jadi orang awam yang membaca pasti juga heran, gituu,,,,
makannya biar gak disalah artikan, kayaknya perlu direvisi deh..
:)
soalnya gak ada manusia dilahirkan di dunia ini menjadi orang yang tidak beruntung "

Inal Muhammad :
"Bukanny mas rain sndri td myebutkn ayat Quran "demi waktu,ssungguhnya manusia berada dalm krugian"

itu jg yg dktakn sok ho gie dlm kt2 yg ad dstats q, "orang yg plg bruntug adl org yg tdk pnah dlahirkn" prmainan ktany sja yg kntradiktif,tp mknany sma.

logikany gk ad org yg gk lahr,bkan org namany kalu gk lahr.artinya smua org yg terlahirkn dlm ... See Morekeadaan merugi(al-' ashr ayat2) krena sudah merugi jgn membuat kerugian lg ddunia ini, keadaan yg merugi itu bsa diubh mnjadi kbaikn yaitu dgn mgerjakan kebajikan dan salig menashati utk ksbran (Al-'ashr ayat3)

itu poin yg q dpatkn, saat ini hrus pndai mmbca pesan dblik pesan."

Rain Stuart :
"nah, itulah manfaatnya pengajian nal, terkadang kalo kita belajar secara otodidak Al-Qur'an, qt kadang salah mengartikan. Kalo yang mas pahami dari kalimat "demi masa, sesungguhnya manusia dalam kerugian", karena disamping mereka (manusia) sebagai makhluk yang paling sempurna karena punya akal, manusia juga punya nafsu, nafsu inilah yang sering ... See Moremembuat manusia terjebak dalam kerugian.
kalo di kaitkan sama statusmu, manusia dilahirkan yang q pahami adalah bayi, dan bayi (manusia) terlahir adalah makhluk yang paling beruntung. Saat bayi tumbuh menjadi dewasa, jika manusia gak bisa mengontrol nafsunya, maka orang tersebut terjebak dalam kerugian...
itu yang q pahami dari guru ngajiku nal..
jadi kalo menurutku, kalo dikaitkan sama quotenya sok ho gie, kalo menurutku gak bisa disamakan, mungkin km bisa diskusikan sama guru ngajimu, atau dosen AIK di masjid...
^_^"

(Where is Agus Ringgo?)

Inal Muhammad :
"Uhm... Mas rain kalu dlm ilmu ushul fiqh ayat Qur'an ini dnamakn nasakh mansukh, kalmt umum pda ayat 2 yg dkhsuskn pd ayat 3. Nature of human adl cndrug bbuat krugian,namun diberikn jaln keluar dr krugian itu dgn bbuat kbajikn. Bayi menangs ktika lahr scra sprtual krena dia sdih akn mghdapi bbgai mudharat ddunia."

Pecoendanx Rebel :
"nah,,,,,,
selesai sudah kepentingan saya di sini,
karena anda sudah menyatakan sependapat dengan saya,
dan itu memang tujuan saya,,,,,
... See More
teruslah berpikir bahwa setiap detik,menit,dan seterusnya, selalu ada peristiwa yang bisa menjadi tolak ukur keberuntungan kita,,,
anda masih melihat layar dan membalas pesan saya ini juga suatu keberuntungan,,,,,,,

-case closed-"

Inal Muhammad :
‎"1. Tnjukan kt2 q yg spndpat dgn mu?

2. Pndpat2mu q prhatikn tdk ada yg kmu terapkn sedikitpun

-the case is stand-"

Dan Hikmah Biga nongol lagi.

Hikmah Aurora El-Ersyad : "Hmm.. The p0int is, perbeDaan adlh rahmat. :-)"

Nah, itu baru bijak! Hear, hear Hikmah Biga. Karena memang manusia pada dasarnya berbeda-beda, termasuk cara pandang dan interpretasinya terhadap sesuatu.

Hal yang bikin aku naik darah:
1. Agus memberikan kritikan kepadaku karena dia tidak setuju dengan pendapatku, oke sejujurnya pun aku tidak tahu menahu dengan sebab musabab Soe Hok Gie membuat kalimat ini. Tapi aku memahaminya dengan frame of reference ku sendiri dan itu harus dihargai bukan dihina dina seolah absolut hal itu mengandung kesalahan. Karena interpretasiku memandang perkataan Soe Hok Gie secara postifistik

2. Aku bisa menerima kesalahanku karena aku menulis status yang kontroversial itu, tapi memberikan kritikan yang lebih beradab dan sopan bisa mencegah terjadinya konflik dari pada bermain judge 'kamu salah dan saya benar!' terlebih menggunakan kepintaran tidak pake hati.

3. Agus sendiri berkata bahwa baik dan buruk ada nilai positif yang bisa diambil, tapi dia sendiri melihat perkataan Soe Hok Gie sangat salah. Berarti dia hanya sekedar berkata saja tanpa menerapkannya.


Kesimpulan di atas adalah subjektifitas dari opiniku pribadi, jadi jelas saja berpihak dan berat sebelah. Maaf ya? Bukan mau menyalahkan, tapi aku sangat berterimakasih kepada Agus Ringgo dan Mas Rain. Otakku jadi senam SKJ semalaman, heheheh