
Semuanya bermula dari teman SMA ku yang kuliah di jogja dan cukup tergila-gila dengan filsafat tapi kuliah jurusan HI, namanya Irfan. Dia datang berkunjung di Malang, menginap di kosku dan banyak sharing-sharing. Mulai dari permasalahan pesantren, pola hidup kampus masing-masing, pacar, referensi buku, hingga akhirnya sampai ke perbincangan tentang kata-kata mutiara (bahasa Inggrisnya Quotes, bahasa Arabnya Mahfudzhat)dan Irfan mengatakan sebuah quote dari Sok Ho Gie "orang yang beruntung adalah orang yang tidak pernah dilahirkan", pikiranku mulai bermain-main liar dengan kata-kata ini.
Konsep 'think out of the box' yang sering diwanti-wanti dalam latihan debat maupun brainstorming dalam menemukan ide di periklanan mulai aku terapkan dalam menganalisa kata-kata ini. Menarik, fantastik, dan langsung aku mengupdate statusku dengan kata-kata ini tanpa memikirkan ternyata kata-kata ini sangat kontroversial.
Your status has been updated! Beberapa menit kemudian ada yang komen statusku, ternyata dia si Agus Ringgo teman sekelasku yang sekarang mengambil konsentrasi jurnalisitik. Dengan nama facebook Pecoendanx Rebel sepertinya dia akan melakukan sebuah pemberontakan.
Pecoendanx Rebel : "jadi anda merasa tidak beruntung karena sudah dilahirkan ???"
Aku menjawab.
Inal Muhammad : "semua orang di dunia tdak ad yg bruntung"
Dan kemudian ustad Faisal, guruku di pesantren pun turut memberikan komentar.
Faisalana Al Pakaya : "orang yang tidak beruntung adalah orang yang diciptakan Allah tidak beruntung.... "
Heheheh menarik juga. Dan pemberontakan terjadi, ibarat debat Agus Ringgo melakukan rebuttal kepada tim Goverment.
Pecoendanx Rebel :
"otak anda yg penuh dngan kesempurnaan dari Allah trnyata hnya digunakan tidak lebih dari 0,0001% kalo bicara seperti itu,,,,,,
gunakanlah kata "syukur",,,
maaf kalo saya sangat kasar, tapi itu pndapat saya mngenai status anda... See More
b'arti orang yg beruntung lagi adalah orang yg sudah mati,,
sudah cukupkah modal anda untuk itu ???"
Teman baikku di Pesantren, Hikmah Biga pun tertarik untuk memberikan komentar;
Hikmah Aurora El-Ersyad : "kalo kata soe hok gie,orng yg beruntung adlh orang yang mati muda. dn yang paling sial adlh orng yg mati disaat ia tua."
Aku menanggapi ketiga-tiganya sekaligus.
Inal Muhammad :
"Haha itu kn stats ny ustad jg toh?hehe ane bru bca
agus,tidak beruntung bkan berarti tdak bryukur, tidak beruntung bkan brarti tdak prnah merskan kbruntgan.
Orang mati pernah hdup brarti mrka prnah mghdapi ktdakberuntugn, org2 beriman lbi takut mndpatkn umur pnjag krena smakin byak hal2 tdak bruntug yg mrka dpatkn, dan mendambakn umur pndek krena bruntg lbi cpat brtemu dgn Allah
Hikem bru te irfan blag td itu, mkanya ana update ne stats hehe, kta sok ho gie jg hehe"
Klarifkasiku dibantah Agus Ringgo.
Pecoendanx Rebel :
"n menurut pndapat saya sndiri,
orang beruntung itu adalah orang yg mampu mnjalani kehidupannya di dunia dengan pembelajaran ttg hidup,
mampu merubah hal yg negatif mnjadi positif,,
saya beruntung skali bisa mrasakan hal" yg negatif di dunia, krena dngan itu bisa belajar mnjadi sesuatu
saya sangat beruntung karena sudah diberikan kesempatan untuk memandang bumi dan langit,,...
Allah tidak mnciptakan manusia yg beruntung dan tidak,
Allah mnciptakan manusia agar manusia itu sndiri yg bisa menentukan sikap trhadap roh dalam raga yg sudah ditiupkan Allah padanya,,,,,,"
Aku berusaha menahan emosi, tapi kata-katanya benar-benar mengandung unsur pemberontakan.
Inal Muhammad :
"Thats the point, pnentuan skap dilalui dgn pmbelajarn yg dibarengi dgn kesalahn, distulah mksud ketidakbruntungn trjadi. Krena memang pda dsarny smua manusia prnah mengalami ktidakberuntugn yg dsebabkn kslahn mreka sndri dan belajar dr ksalhan untk jd lbi baek dmana kbruntugn ada dsna. Mkany pndpat jgan asumtif,tp hrus argumentatif.
Spertiny hrus btuh beribu2 buku bwt pnjelasn biar nte paham dgn quote sok ho gie di atas."
Eh, ada kakak tingkatku mas Rain posting komennya juga.
Rain Stuart : "kok bisa nal? maksudnya???"
Agus Ringgo masih jadi sosok tukang rebuttal.
Pecoendanx Rebel :
"wow,,,
bila saya asumtif, maka saya menelan mentah" dan sepakat dngan yg anda utarakan, itu yg namanya asumtif,,
dan saya tidak seperti itu
kedewasaan sangat dibutuhkan bila anda bisa menentukan "ketidakberuntungan" yg anda maksud... See More
dan saya tidak pernah berkata sikap seseorang mnentukan "keberuntungan" itu, semua yg dilakukan manusia mnurut saya selalu positif, baik dan buruknya,
dan tidak ada kata "tidak beruntung",
misal, knpa ada org jahat ??
itu untuk pembelajaran bagi kita untuk tidak berperilaku seperti itu,
kata siapa org jahat itu tidak beruntung ??
semuanya beruntung dan bermanfaat,
dan juga sebaliknya,,,
contoh lain adalah ucapan ustad yg anda jadikan status,
mnurut saya, ustad itu berbicara "kosong", untuk apa bercerita ttg org yg bukan org ?? atau tidak ada, tidak ada pembelajaran ttg kehidupan d sana,
satu sisi lagi, ustad itu justru mmbuat saya beruntung bisa berkomentar ttg status anda,,,,,,"
Dan Mas Rain.
Rain Stuart:
"kalo q boleh berpendapat nal, km boleh sih nyari quote2 tentang sok ho gie, q cuman mengingatkan kalo km juga muslim, sok ho gie seorang non muslim, jadi quotenya dia ada yang ini sangat bertentangan dengan konsep agama kita. Dalam Islam, orang yang terlahir di dunia adalah orang yang paling beruntung, karena telah bersaing dengan jutaan sel sperma... See More untuk memperebutkan sebuah sel telur.
apalagi orang yang paling beruntung adalah orang yang terlahir sebagai seorang muslim. Karena itu adalah kekayaan yang tidak ternilaikan dengan uang."
Aduh, ini juga mas Rain pake ikut-ikutan nyerang aku lagi.
Pecoendanx Rebel : "@ Rain Stuart, Saya sangat sangat sangat sepakat dengan Anda teman"
Rain Stuart : "@rebel : terima kasih teman.. ^_^"
Apa-apaan ini!!! (darah mulai naik)
Inal Muhammad :
"Thats was Agus opinion, qt mnentukn plihan dr awal mka saat itu qt mnentukn apkah qt bruntug atw tdak, hya sja qt tdak tahu hingga qt merasakn di akhrnx.
Ktika ad seorg siswa brani mengambl skap utk menyontek dkelas yg dprcya ini mrupkn skap yg SALAH, maka ketidakberuntungan mengkutinya ktika dia kthuan oleh guruny lgsug dikeluarkn dr ujian(TIDAK ... See MoreBERUNTUNG) kalo tdk ktahuan ad kbrukn yg akn didpat dia akn bodoh trus(TIDAK BERUNTUNG)
ssuatu yg baik erat kaitanny dgn kbruntugan, dan yg buruk erat dgn kesialan.
Memg agmany beda,tp dsar sok ho gie brkta spti itu krena manusia kerap kali brbuat ksalahn, yg memiliki nlai yg universal, bhwa manusia adalah tmpatnya SALAH(KETIDAKBERUNTUNGAN), dlam Islam pun telah djelaskn."
Rain Stuart :
""Demi masa, manusia sesungguhnya dalam kerugian, ingatlah lima perkara sebelum lima perkara..."
itu adalah petikan syair lagu yang berdasar dari Al-Qur'an, sebenernya ada 2 macam takdir, takdir yang bisa dirubah, dan takdir yang tidak bisa dirubah...
kalo km ngasih analogi tentang menyontek, takdir dia dimarahin guru ketahuan nyontek sebenernya ... See Morebisa dihindari jika dia tidak menyontek dan percaya dengan kemampuan sendiri..
kita punya seorang filsuf/filsafat yang paling hebat, yaitu Rasulullah SAW, klo kita punya orang yang terhebat, ngapain harus sama orang yang blm tentu melebihi kehebatan Rasulullah.."
Inal Muhammad :
"Ya mas, artinya memang manusia dhdapkn dgn segala kesialan dan kbruntungan. Siswa itu bs mghndarinya dgn brtndak ju2r tp brp siswa sperti itu? Sbgian bsar sswa jrag bskap ju2r.
"maka celakalah orang2 yg shalat" Q.S ALMA'UN 5. Bhkan org solat skalipun msi mendptkan ksialan, hnya dbrithukn pd ayat slanjtny: "yakni orang2 yg lalai dlam solatnya"
Allah telah mmberikn jaln kbruntgan kpd manusia, tp manusia tkdag tdk memlih jaln tsb.brp org islam ddunia ini yg tdak pnah lalai dlm solatny?bhkan kiai pun pnah lalai, krena MANUSIA ADALAH TEMPATNYA SALAH."
Rain Stuart :
"nah kalo pemaparanmu benar, manusia memang makhluk yang sering salah, tapi manusia adalah makhluk yang paling sempurna karena di anugerahi oleh akal, otak dan perasaan, atau cipta, rasa dan karsa, memang manusia tidak ada yang sempurna kecuali Rasulullah SAW, makannya dalam Al-Qur'an, Al-Qur'an sering mengingatkan agar manusia tidak terjatuh ke ... See Morelubang yang sama, karena manusia bisa berpikir, tidak seperti makhluk yang lain...
kalo pemaparanmu benar, tapi statusmu yang keliru, kalo menurutku perlu direvisi..
^_^"
Wow! (dalam hatiku)
Inal Muhammad :
"Hear,hear memang makhluk yg plg sempurna adlh manusia bisa menjd lbi mulia drpd malaikat dan lbi hina drpda setan.
Krena itulah hdup ddunia byak kbaikn dan kburukn, byak kebruntugn dan byak kerugian.smua tdak akn drsakn jk tdak dlahirkn, trmasuk krugian ny."
Rain Stuart : "makannya, kalo dari pemaparanmu trus sama statusmu sinkron ndak?? :-/"
Inal Muhammad :
"Singkron donk, sgla kbaikan, KEBURUKAN, kebruntungan, KERUGIAN, tdk akn drasakn jika tdk dlahirkn.
Yg plg BERUNTUNG adl yg tdk prnah dlahrkn krena mrka tdk mrsakn KERUGIAN yg akn dialmi ddunia, dan yg plg RUGI adl yg tdk pnah dlahrkn pula krena mrka tdk mrskan btpa BERUNTUNG hdup ddunia. Itu pndpatku!"
Jarang sekali aku menggunakan tanda seru dalam kata-kataku, baru kali ini.
Pecoendanx Rebel : "sangat ambigu kesimpulan yg anda utarakan teman inal,,,,,"
Inal Muhammad : "Emg pndpatmu gk ambigu?"
Inal Muhammad : "Well, "THWould Ban Smoking" ada lg yg mau dbat?"
Pecoendanx Rebel :
"itulah susahnya berdebat,
semua pndapat yg kluar akan selalu dikatakan ambigu,,,
saya setuju dngan teman rain,
pemaparan yg anda sampaikan masuk akal,...
tp status yg anda tulis menurut saya memang tidak sepantasnya diutarakan,,,
akan menimbulkan kesan anda adalah seorang atheis,,"
Inal Muhammad :
"Sy buat stats itu kpntgan sy, sy mmandg kt2 d stats sy adl nlai univrsal yg bs dlhat scra postfistik dan smua org bs memhaminy tgantug tgkat kcrdasan dan kbijaksnaan nya.
Bhkan ktamu sndri gus, dlm hal yg bruk skalipun bs mndpatkn hal postf.q mgambl nlai positf itu dr kt2 seorg non muslim, ap slahnya?mskpun sudah tdk bs dpugkri kta2 itu keliru, tp jk dlhat dr prspektf bbda ad kbnern bs diambl dsna. Bkn skedar main menylahkn itu salah dan ini benar, ini baik dan itu buruk. Kolot skali"
Rain Stuart :
"kalo bicara tentang universalitas, saat q liat statusmu pertama kali ini, q juga mengerutkan kening, soalnya statusmu ini menurutku juga membingungkan nal, jadi orang awam yang membaca pasti juga heran, gituu,,,,
makannya biar gak disalah artikan, kayaknya perlu direvisi deh..
:)
soalnya gak ada manusia dilahirkan di dunia ini menjadi orang yang tidak beruntung "
Inal Muhammad :
"Bukanny mas rain sndri td myebutkn ayat Quran "demi waktu,ssungguhnya manusia berada dalm krugian"
itu jg yg dktakn sok ho gie dlm kt2 yg ad dstats q, "orang yg plg bruntug adl org yg tdk pnah dlahirkn" prmainan ktany sja yg kntradiktif,tp mknany sma.
logikany gk ad org yg gk lahr,bkan org namany kalu gk lahr.artinya smua org yg terlahirkn dlm ... See Morekeadaan merugi(al-' ashr ayat2) krena sudah merugi jgn membuat kerugian lg ddunia ini, keadaan yg merugi itu bsa diubh mnjadi kbaikn yaitu dgn mgerjakan kebajikan dan salig menashati utk ksbran (Al-'ashr ayat3)
itu poin yg q dpatkn, saat ini hrus pndai mmbca pesan dblik pesan."
Rain Stuart :
"nah, itulah manfaatnya pengajian nal, terkadang kalo kita belajar secara otodidak Al-Qur'an, qt kadang salah mengartikan. Kalo yang mas pahami dari kalimat "demi masa, sesungguhnya manusia dalam kerugian", karena disamping mereka (manusia) sebagai makhluk yang paling sempurna karena punya akal, manusia juga punya nafsu, nafsu inilah yang sering ... See Moremembuat manusia terjebak dalam kerugian.
kalo di kaitkan sama statusmu, manusia dilahirkan yang q pahami adalah bayi, dan bayi (manusia) terlahir adalah makhluk yang paling beruntung. Saat bayi tumbuh menjadi dewasa, jika manusia gak bisa mengontrol nafsunya, maka orang tersebut terjebak dalam kerugian...
itu yang q pahami dari guru ngajiku nal..
jadi kalo menurutku, kalo dikaitkan sama quotenya sok ho gie, kalo menurutku gak bisa disamakan, mungkin km bisa diskusikan sama guru ngajimu, atau dosen AIK di masjid...
^_^"
(Where is Agus Ringgo?)
Inal Muhammad :
"Uhm... Mas rain kalu dlm ilmu ushul fiqh ayat Qur'an ini dnamakn nasakh mansukh, kalmt umum pda ayat 2 yg dkhsuskn pd ayat 3. Nature of human adl cndrug bbuat krugian,namun diberikn jaln keluar dr krugian itu dgn bbuat kbajikn. Bayi menangs ktika lahr scra sprtual krena dia sdih akn mghdapi bbgai mudharat ddunia."
Pecoendanx Rebel :
"nah,,,,,,
selesai sudah kepentingan saya di sini,
karena anda sudah menyatakan sependapat dengan saya,
dan itu memang tujuan saya,,,,,
... See More
teruslah berpikir bahwa setiap detik,menit,dan seterusnya, selalu ada peristiwa yang bisa menjadi tolak ukur keberuntungan kita,,,
anda masih melihat layar dan membalas pesan saya ini juga suatu keberuntungan,,,,,,,
-case closed-"
Inal Muhammad :
"1. Tnjukan kt2 q yg spndpat dgn mu?
2. Pndpat2mu q prhatikn tdk ada yg kmu terapkn sedikitpun
-the case is stand-"
Dan Hikmah Biga nongol lagi.
Hikmah Aurora El-Ersyad : "Hmm.. The p0int is, perbeDaan adlh rahmat. :-)"
Nah, itu baru bijak! Hear, hear Hikmah Biga. Karena memang manusia pada dasarnya berbeda-beda, termasuk cara pandang dan interpretasinya terhadap sesuatu.
Hal yang bikin aku naik darah:
1. Agus memberikan kritikan kepadaku karena dia tidak setuju dengan pendapatku, oke sejujurnya pun aku tidak tahu menahu dengan sebab musabab Soe Hok Gie membuat kalimat ini. Tapi aku memahaminya dengan frame of reference ku sendiri dan itu harus dihargai bukan dihina dina seolah absolut hal itu mengandung kesalahan. Karena interpretasiku memandang perkataan Soe Hok Gie secara postifistik
2. Aku bisa menerima kesalahanku karena aku menulis status yang kontroversial itu, tapi memberikan kritikan yang lebih beradab dan sopan bisa mencegah terjadinya konflik dari pada bermain judge 'kamu salah dan saya benar!' terlebih menggunakan kepintaran tidak pake hati.
3. Agus sendiri berkata bahwa baik dan buruk ada nilai positif yang bisa diambil, tapi dia sendiri melihat perkataan Soe Hok Gie sangat salah. Berarti dia hanya sekedar berkata saja tanpa menerapkannya.
Kesimpulan di atas adalah subjektifitas dari opiniku pribadi, jadi jelas saja berpihak dan berat sebelah. Maaf ya? Bukan mau menyalahkan, tapi aku sangat berterimakasih kepada Agus Ringgo dan Mas Rain. Otakku jadi senam SKJ semalaman, heheheh

0 komentar:
Posting Komentar